Ratusan Karyawan PT MSP Disuntik Vaksin, Komitmen Perusahaan Putuskan Mata Rantai Covid

Share on twitter
Share on facebook
Share on linkedin

BANGKAPOS.COM, BANGKA – PT Mitra Stania Prima (MSP) mulai melakukan program vaksinasi Covid-19 kepada karyawan, baik yang berkantor di Sungailiat maupun di area pertambangan Mapur, Bangka.

Vaksinasi Covid-19 tersebut dilaksanakan di PT MSP, Jalan Kawasan Industri Jelitik, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa (6/7/2021) pagi.

Dalam acara tersebut juga dihadiri Bupati Bangka, Mulkan, Manager Health Safety Environment (HSE) PT MSP Agung Kurniawan, Manager Human Resource and General Affair PT MSP Febi Ardian, Kepala Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat PT MSP, Raden Erwin, Kepala Dinas Kesehatan dr Then Suyanti, Kepala Diskominfotik Bangka, Boy Yandra dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka M Nursi.

Manager HSE PT MSP, Agung Kurniawan mengatakan, kegiatan ini merupakan komitmen PT MSP dalam memutus mata rantai penyebaran virus Corona yang sudah dilakukan sejak tahun 2020 silam.

“Pelaksanaan vaksin ini terlaksana berkat kerjasama kita dengan Dinas Kesehatan, BPBD, Satuan Tugas Covid-19 Kabupaten Bangka,” kata dia kepada Bangkapos.com.

Agung menuturkan, setidaknya ada sebanyak 481 karyawan PT MSP yang diwajibkan akan untuk menerima suntik vaksin. Jumlah tersebut terdiri dari 206 karyawan smelter dan 275 karyawan tambang Mapur.

Tahun 2020 lalu, PT MSP juga telah mencanangkan pemutusan penyebaran mata rantai Covid-19 seperti melakukan tes usap antigen kepada seluruh karyawan yang dijadwalkan rutin selama empat bulan sekali.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan dengan baik, besok pagi kita akan beralih ke tambang Mapur. Vaksin ini hukumnya wajib, bahkan dari manajemen membuat aturan cukup ketat dan keras. Yang tidak mau vaksin jika memang yang bersangkutan tidak ada kendala apapun, silahkan tidak bekerja di area kita,” tegas Agung.

Meskipun demikian, ia berharap dengan adanya program vaksinasi Covid-19 ini menjadi upaya mewujudkan program pemerintah.

“Tentunya harapan dari manajemen jelas bahwa karyawan yang ada di pekerja di PT MSP grup ini semua prima, sehat dan tidak ada paparan Covid-19, karena kita benar-benar komitmen untuk pemutusan mata rantai,” kata Agung.

Sementara itu, Bupati Bangka, Mulkan menyebut, program vaksinasi ini merupakan sebagai langkah mempercepat pemberian vaksinasi kepada masyarakat.

Selain itu, pemberian vaksin yang dilaksanakan berbagai tempat sebagai wujud strategi jemput bola.

“Kalau kita hanya memusatkan satu tempat otomatis ini menjadi suatu hambatan terutama hilir mudiknya, kapan keluar masuknya daripada karyawan. Karena mereka harus memiliki izin untuk meninggalkan pekerjaan perusahaan yang mereka bekerja untuk memperoleh vaksin,” ujar Mulkan.

Ditambahkan Bupati, vaksinasi yang dilakukan di PT MSP sendiri bukan merupakan program vaksin gotong royong, melainkan permintaan perusahaan untuk divaksin.

Dengan adanya program vaksin di perusahaan, lanjut Mulkan, pihaknya tak kedepannya juga melakukan jemput bola di perusahaan smelter, pabrik hingga perkebunan agar tercapai vaksinasi Covid-19 secara keseluruhan.

“Kita lihat kondisi, apabila nanti dari pemerintah pusat tidak mengirimkan lagi katakanlah untuk vaksin, otomatis kita harus gotong royong seperti awal-awal kemarin. Sehingga adanya suatu konsep pentahelix secara bersama-sama ataupun gotong royong,” pungkas Bupati. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber : https://bangka.tribunnews.com/2021/07/06/ratusan-karyawan-pt-msp-disuntik-vaksin-komitmen-perusahaan-putuskan-mata-rantai-covid

id_IDID
Scroll to Top